cakrawalanews.co
Cakrawala Pilkada Cakrawala Politik Headline Indeks Pilwali Surabaya

PDIP Surabaya Genjot Konsolidasi, Galang Suara Rakyat untuk Eri-Armuji

Surabaya, cakrawalanews.co – Pasca pendaftaran calon Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji, PDI Perjuangan langsung menggenjot konsolidasi internal, dengan mengadakan rapat pengurus kecamatan, kelurahan dan anak ranting tingkat RW yang menjadi wilayah kerja.

“Konsolidasi internal PDI Perjuangan menjadi prioritas kami. Kami bergerak cepat. Kami solidkan pasukan, untuk menggalang suara dukungan rakyat Surabaya bagi kemenangan Calon Walikota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Walikota Armuji. Semua pengurus DPC harus turun di wilayah kerja masing-masing,” kata Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Sabtu (5/10).

Pria yang akrab disapa Awi ini menambahkan, Kemarin Jumat malam, rapat konsolidasi giliran Kecamatan Gubeng, Tenggilis Mejoyo, Gayungan, Pakal, Wonocolo dan Asemrowo.

“Semua kekuatan mesin PDI Perjuangan kita gerakkan. Kita menangkan Pilkada Surabaya, sesuai perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Adi.

selain itu lanjut Awi, PDI Perjuangan dan seluruh elemen masyarakat Surabaya gotong royong bergerak bersama, solid, untuk memenangkan Calon Walikota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Walikota Armuji.

“Gotong royong, solid bergerak bersama-sama, menjadi energi pemenangan Eri-Armuji. Kita bergerak saling bergandeng tangan, untuk mendudukkan pemimpin baru Surabaya, pengganti Walikota Bu Risma dan Wawali Mas Whisnu Sakti Buana,” kata Adi.

Pendaftaran ke KPU Kota Surabaya kemarin siang membuktikan kekuatan PDI Perjuangan turun full team dan antusiasme masyarakat menghantar Eri Cahyadi-Armuji. Banyak perwakilan masyarakat menghadiri pendaftaran Calon Walikota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Walikota Armuji.

“Saya, Bu Risma, Mas Eri dan Cak Armuji serta kawan-kawan semua, banyak menerima pesan WA berisi dukungan untuk Mas Eri-Cak Armuji. PDI Perjuangan menyatu dengan rakyat, Eri-Armuji menyatu dengan rakyat. Surabaya adalah kita,” pungkas Adi Sutarwijono.(hadi)