cakrawalanews.co
Cakrawala Jatim Indeks

Komisi D Minta Pemkab Sampang Lakukan Kajian Kembali Pemindahan Terminal Trunojoyo Ke Desa Aeng Sareh

Surabaya. Cakrawalanews.co – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim meminta kepada pihak Kabupaten Sampang untuk terlebih dahulu melakukan kajian ulang studi lokasi terlebih dahulu terhadap pemindahan terminal tipe B Trunojoyo ke daerah Aeng Sareh Kabupaten Sampang.

Anggota Komisi D DPRD Jatim, Masduki yang langsung meninjau lokasi ke terminal Trunojoyo dan desa aeng sareh, Jumat (16/10) mengatakan kajian studi lokasi ini yang perlu dilakukan pihak sampang yaitu pertama mengutamakan pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap jangkuan angkutan ke terminal aeng sareh tersebut.

“Kita sidak ini menjawab permintaan kabupaten Sampang terkait pemindahan terminal tersebut. Namun saat ke lapangan pemkab yaitu Dishub komisi belum mendapatkan kajian yang konprehensif terkait perkembangan terminal di desa aeng sareh tersebut,”ujarnya.

Lebih lanjut, Pemkab Sampang hanya menunjukkan lokasi pengadaan tanah untuk pembangunan gedung terminal sampang telah di terbitkan Keputusan Gubernur tgl 4-11-2014, sesuai UU nomer 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi kepentingan umum pasal 24 di batasi 2 tahun dan dapat diperpanjang 1 tahun. “Apabila pihak pemkab Sampang bisa menunjukkan pembaruan atau kajiannya maka pihak komisi D siap kembali diskusi di DPRD Jatim kemudian komisi D siap menyampaikan kajian tersebut ke Gubernur Jatim,”paparnya.

Sementara itu Anggota Komisi D lainnya, Hidayat mengatakan pihaknya mendukung adanya pemindahan tersebut. Namun pihaknya meminta kepada pimpinan komisi D untuk segera mengingatkan kepada Gubernur Jatim untuk segera menurunkan surat tersebut melalui Dishub Jatim.

Kemudian yang kedua, pihaknya meminta kepada pihak Dishub Jatim juga bisa memastikan sebelum terjadi pemindahan. Yaitu apakah anggaran untuk tukar guling Tanah tersebut apakah sudah disiapkan oleh Pemkab Sampang. Jangan sampai keputusan tersebut terbit uangnya ada atau tidak. Ketiga tentang anggaran terminal fisiknya yaitu Dishub Jatim apakah sudah ada plan untuk pembangunan tersebut. “Maka itu pihak meminta kepada Dishub Jatim agar terus berkoordinasi dengan Gubernur Jatim, serta Pemkab Sampang untuk memonitor perkembangan terminal tersebut. Saya lihat tadi akses terminal baru layak digunakan karena jalurnya mudah dijangkau,”paparnya.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, M. Ashari saat ditemui di sela – sela sidak terminal di desa Aeng Sareh Sampang, Jumat (16/10) mengatakan kondisi terminal tipe B yang sekarang di Trunojoyo tengah kota Sampang sudah tidak layak digunakan karena luas tanahnya sekitar 1 Hektar, dan sekarang terminal ini sepi sejak diberlakukan PSBB, serta lokasi di tengah kota menjadi macet.

“Maka itu saya asli Sampang atau daerah pemilihan (Dapil) Madura ini menilai Tanah yang telah disediakan oleh Pemkab Sampang di Aeng Sareh layak untuk ditindaklanjuti oleh Gubernur Jatim segera diteken pemindahannya,”tegas Ashari Politisi asal Fraksi Nasdem ini.
Lebih lanjut, sesuai arahan rapat dengan dishub Kabupaten Sampang untuk segera dilakukan penetapan pembelian tanah di desa aeng sareh tersebut. Dimana menurutnya akses terminal di desa Aeng Sareh ini bisa dijangkau karena posisinya di wilayah Madura Selatan. Diantaranya bisa langsung jalan melingkar ke Kota Sampang kemudian ke Bangkalan, dan Pamekasan.

Kabid Angkutan dan Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan Jatim, Emmy Retnowati mengatakan pengajuan pemidahan terminal trunojoyo ke desa Aeng Sareh oleh Pemkab Sampang saat ini sudah ditindaklanjuti oleh Gubernur Jatim. Tapi Gubernur Jatim sebelum dilakukan pemidahan tersebut meminta kepada pihak pemkab Sampang untuk mempertimbangkan beberapa hal yang pertama kemudahan aksesnya ke terminal tersebut. Kemudian keputusan kedua yaitu terkait Ruang Tata Hijaunya (RTH). ketiga pihak pemkab Sampang untuk melakukan kembali kajian atau analisis kondisi terminal saat ini dan kondisi terminal yang baru.
“Jangan sampai pemidahan atau relokasi terminal baru ini menjadi sepi seperti di Tuban, sebelum dilakukan pemunuhan syarat tersebut. Tapi apabila pemenuhan syarat tidak dilakukan oleh pihak Sampang pihak provinsi berharap agar tetap menempati terminal trunojoyo sekarang. Dengan bersama – sama melakukan pembenahan terminal trunojoyo tersebut,”pungkasnya. (Caa)