cakrawalanews.co
Cakrawala Jateng Indeks

Danbrig-4/Dewa Ratna Kunjungi Yonif 407/PK

Tegal, Cakrawalanews.co – Satuan Yonif 407/Padmakusuma menerima kunjungan Komandan Brigif -4/DR Kolonel Inf Endar Setyanto. Adapun kunjungan tersebut dalam rangka Riksiap Ops Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK yang akan melaksanakan pengamanan perbatasan di wilayah Kalimantan Barat. Kegiatan Riksiap Ops dilaksanakan di Lapangan Mako Yonif 407/PK, Senin (10/08/20)
Dalam rangkaian kegiatan Riksiap Ops Satgas Pamtas, Komandan Yonif 407/PK selaku Dansatgas Pamntas RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat memaparkan kesiapan operasi Satgas kepada Komandan Brigif -4/DR di ruang Yudha Mako Yonif 407/PK.

Selanjutnya, dengan didampingi Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK Mayor Inf Catur Irawan, S.I.P. beserta para Kasi dan Pasi Brigif -4/DR, Danbrigif -4/DR memeriksa secara keseluruhan kesiapan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK. Pemeriksaan dimulai dari kesiapan bidang Intelijen, bidang Operasi, bidang Minlog, Alkom, Alkes dan obat-obtan, sarana dan prasarana bidang Teritorial, kelengkapan (protap) dan kesiapan prajurit serta kendaraan dinas (Ambulance, Strada dan Truck) yang akan dibawa ke medan tugas.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan, Komandan Brigif -4/DR memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK. Dalam arahannya, Komandan Brigif -4/DR Kolonel Inf Endar Setyanto memberikan penekanan khusus kepada seluruh anggota untuk menanamkan mental prajurit mulai dari sekarang . Prajurit harus betul-betul membentuk mainshet siap melaksanakan operasi, siap melaksanakan penugasan perbatasan.

“Beberapa penekanan yang sudah disampaikan, baik dari Pangdam terkait dalam pembukaan Bimtek kemarin. Ada beberapa hal yang menjadi perhatian kita semua, yang pertama adalah bahwasanya Satgas yang akan rekan-rekan prajurit gantikan ini sudah berjalan melaksanakan kegiatan, dan kita pada prinsipnya adalah melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan. Oleh sebab itu saya harapkan, orientasi terhadap lingkungan penugasan yang dilaksanakan tidak perlu berlama-lama,” jelasnya.

“Begitu rekan-rekan prajurit sampai, di daerah operasi langsung orientasi. Satgas Pamtas Yonif 407/PK sudah melaksanakan pratugas, selanjutnya hanya menyesuaiakan medan operasinya saja. Tetapi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pada prinsipnya sudah diketahui bersama, oleh sebab itu mulai dari sekarang Dansatgas komunikasikan secara intens dengan Satgas yang sebelumnya, sehingga kegiatan-kegiatan yang bernilai positif dan sudah dilaksanakan oleh Satgas sebelumnya bisa langsung kita tidaklanjuti dan dilanjutkan oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/PK,” ungkap Danbrigif -4/DR.

Lebih lanjut disampaikan, adapun nantinya ada perubahan atau perbaikan dalam kegiatan Satgas, untuk prajurit tidak perlu waktu lama-lama melaksanakan orientasi dalam melaksanaan tugas. Jadi setelah masuki daerah operasi , anggota Satgas Pamtas Yonif 407/PK sudah langsung siap dalam melaksanakan tugasnya.

“Musuh terbesar dan terberat dalam daerah penugasan adalah pengendalian diri sendiri, oleh sebab itu saya harapkan para prajurit Satgas Pamtas Yonif 407/Padmakusuma betul-betul saling mengingatkan dan bisa menjalin komunikasi yang baik antara rekan prajurit maupun Komandan Satuan yang ada,” begitu tegasnya.

“Terkait dengan tugas dan tanggung jawab yang dipertanggungjawabkan kepada kita dalam rangka pengamanan perbatasan, mari kita ketahui bahwasanya dalam pengamanan perbatasan ini bukan semata-mata tugas TNI, tetapi semua unsur yang ada termasuk masyarakat yang ada didalamnya. Jadi keberhasilan kita lebih kepada bagaimana memberdayakan masyarakat untuk ikut serta dan secara sadar melaksanakan pengamanan perbatasan. Rekan prajurit harus mampu menjadi dan membentuk kekuatan dalam pelaksanaan tugas ini yaitu masyarakat,” imbuhnya.

Kolonel Inf Endar berpesan, agar anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 407/Padmakusuma menyiapkan mentalitas untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, menjadikan tugas tersebut sebagai kehormatan bagi prajurit. Kehormatan yang diberikan oleh negara kepaada prajurit harus dipertanggungjawabkan. “Mari sama-sama menjalankan tugas dan kewajiban ini sebaik-baiknya dengan dilandasi semangat untuk beribadah kepada Allah SWT,” begitu pungkasnya. (Ghiat/Dasuki)