cakrawalanews.co
Cakrawala Bisnis Cakrawala Jatim Headline

Batik Karya Warga Binaan Rutan dan Lapas Jatim dipasarkan

Surabaya,cakrawalanews.co – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur terus membantu mempromosikan batik hasil karya warga binaan pemasyarakatan (WBP) di sejumlah rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan di daerah itu.

Kepala Kanwilkumham Jatim Susy Susilawati di Surabaya, Selasa menjelaskan saat ini pihaknya bersama jajarannya berupaya memasarkan batik-batik tersebut dengan menitipkan di galeri-galeri lokal.

“Bahkan, di ruang tunggu Kanwil Kemenkumham Jatim telah dibuatkan sudut khusus untuk memamerkan batik itu. Ada juga yang melalui agen travel dan hotel seperti yang dilakukan Lapas Banyuwangi,” katanya di sela gelaran peragaan busana batik karya warga binaan di Kantor Kanwilkumham Jatim.

Ia menjelaskan, batik yang digunakan dalam perayaan busana itu merupakan karya warga binaan di 39 lapas/rutan di Jawa Timur.

“Motifnya pun beragam. Namun, selama ini tidak banyak dikenal masyarakat,” katanya dalam rangkaian kegiatan Hari Dharma Karyadhika (HDKD) 2019.

Pada kegiatan itu, ada 183 pegawai yang menjadi peragawan atau peragawati menggunakan berbagai mode pakaian dari bahan batik karya warga binaan.

“Para pegawai jajaran termasuk para pimpinan tinggi pratama berlenggak-lenggok mengenakan busana batik,” katanya.

Menurut dia, kegiatan ini untuk membuktikan bahwa selama ini pembinaan WBP itu ada. Apalagi, batik saat ini menjadi salah satu produk unggulan yang sedang digalakkan.

“Namun, selama ini masih belum ada bentuk promosi yang baik untuk mengenalkan produk ini ke masyarakat,” katanya.
Dengan peragaan busana ini, diharapkan bisa lebih mengenalkan batik karya WBP ke masyarakat, karena selama ini batik yang diproduksi mayoritas hanya digunakan untuk internal Kemenkumham.

“Seperti Batik Lapas Bojonegoro yang digunakan seluruh pegawai Kemenkumham Jatim, Pimpinan Tinggi di Pusat bahkan Menkumham Yasonna H Laoly,” katanya.

Dia berharap, ke depan batik karya WBP akan booming di masyarakat.

“Selama kegiatan saya merinding dan merasa terharu, ternyata hasil karya WBP ini sangat bagus dan desainnya juga tidak asal-asalan,” ucapnya. (an/wan)