cakrawalanews.co
Cakrawala Pilkada Cakrawala Pilwali Surabaya Cakrawala Politik Headline Indeks Pilwali Surabaya

Bappilu PDI Perjuangan Surabaya Siap Jalankan Mesin Partai Pasca Rekomendasi

Ketua Bapillu PDI Perjuangan Kota surabaya, Anas Karno
Ketua Bapillu PDI Perjuangan Kota surabaya, Anas Karno

Surabaya, cakrawalanews.co – PDI Perjuangan akhirnya resmi mengusung Eri Cahyadi dan Armuji sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya pada pilwali 9 Desember 2020.

Pengumuman pengusungan Eri-Armuji itu digelar secara daring dari kantor DPP PDI-P, Jakarta, Rabu (2/9).

Ketua DPP PDI-P Puan Maharani membacakan langsung rekomendasi untuk Eri dan Armuji. “Eri Cahyadi dan Armuji sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya 2020-2025,” kata Puan.

Eri merupakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya. Sementara itu, Armuji merupakan eks Ketua DPRD Kota Surabaya. Ia adalah kader senior PDI-P.

Pengumuman tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto.

Dalam pengumuman gelombang lima ini, PDI-P mengumumkan rekomendasi untuk 21 pasangan calon kepala daerah.

Sementara di kantor DPD PDI-P Jawa Timur, hadir sejumlah pimpinan PDI-P, seperti Puti Guntur Soekarno Putri, Tri Rismaharini, Djarot Saiful Hidayat, hingga Bambang Wuryanto, pengurus DPD PDI-P Jawa Timur dan DPC PDI-P Surabaya, dan para pasangan calon yang diusung PDI-P di Pilkada Sidoarjo, Situbondo, Jember, dan Pilkada Pacitan.

Sebelumnya, ada 19 nama yang mendaftar ke PDI-P Jawa Timur sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya di Pilkada Surabaya 2020.

Ke-19 nama pendaftar tersebut yakni, Dyah Katarina (anggota DPRD Surabaya), Armuji (anggota DPRD Jatim), Anugerah Ariyadi (mantan anggota DPRD Surabaya), Mega Djadja Agustjandra (pengusaha), Sutjipto Joe Angga (pengusaha), dan Chrisman Hadi (seniman).

Selanjutnya, Sri Setyo Pertiwi (pengusaha), Laksda TNI (Purn) Untung Suropati, Fandi Utomo (mantan anggota DPR RI), Warsito (mantan anggota DPRD Surabaya), Gunawan (pengusaha), Dwi Astutik (Muslimat NU), Haries Purwoko (pengusaha), dan Lia Istifhama (fatayat NU).

Ada juga nama Achmad Wahyuddin (pengusaha), Whisnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Ony Setiawan (aktivis), Edy Tarmidy (politisi PDI-P), dan Ahmad Nawardi (anggota DPD).

Sementara itu Ketua Bappilu DPC PDI-P Surabaya Anas Karno mengatakan akan melakukan koordinasi dan konsolidasi untuk menindaklanjuti hasil surat rekomendasi dalam rangka pemenangan pilwali di Kota Surabaya.

“Kita sudah menyiakan semua struktur partai mulai dari tingkat bawah hingga atas untuk turun mensosialisasikan hasil rekomendasi DPP untuk memenangkan pasangan Eri Cahyadi – Armuji,” ujarnya.

Menurutnya, DPC PDI-P Surabaya juga sudah menyiapkan sekitar 10 ribu saksi yang siap turun menyapa masyarakat.

“Tugas Bappilu tunduk dan patuh terhadap keputusan DPP untuk mengawal dan memenangkan pasangan Eri-Armuji. Dalam waktu dekat akan menjadwalkan kegiatan untuk turun menyapa dan mensosialisasikan pasangan Eri – Armuji kepada masyarakat,” pungkasnya.

Anas juga menambahkan bahwa saat ini mesin partai sudah dipersiapkan dengan baik.

“Selama ini kita sudah lama untuk konsolidasi partai untuk mempersiapkan mesin partai mulai dari tingkat PAC, ranting dan sampai anak ranting. Tanpa tahu siapa calon yang akan diusung, pokoknya kita selama ini konsolidasi. Sehingga ketika rekomendasi diumumkan, semua sudah siap bergerak,” ujar Anas Karno.

Dengan keputusan DPP PDI Perjuangan merekom Eri Cahyadi – Armudji, maka seluruh petugas partai sampai tingkat bawah tunduk dan patuh memenangkan pilkada Surabaya.

“Semua solid, tegak lurus menyambut keputusan Ibu Megawati dengan kepatuhan dan loyalitas tinggi,” ujarnya.(Hadi)