cakrawalanews.co
Cakrawala Pilkada Cakrawala Pilwali Surabaya Cakrawala Politik Headline Indeks Pilwali Surabaya

Bapaslon Eri Armuji Sebut Tes Swabnya Negatif

Pasangan Eri Armuji saat usai melakukan tes psikologi
Pasangan Eri Armuji saat usai melakukan tes psikologi

Surabaya, cakrawalanews.co – Setelah melakukan swab test (tes usap) di Graha Amerta Rumah sakit dr Soetomo, Senin (07/09) kemarin.

Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji, menyatakan hasil swab test (tes usap) COVID-19 yang dilakukannya kemarin menunjukkan hasil negatif.

“Alhamdulillah kemarin swab hasilnya negatif. Semua itu berkat doa teman-teman,” kata Bacawali Surabaya Eri Cahyadi saat menjalani tes psikologi di RSUD Soetomo Surabaya, Selasa (08/09).

Selanjutnya, ketika ditanya soal persiapan tes psikologi atau kejiwaan kali ini, Eri mengatakan tidak ada persiapan apapun.

” Kegiatan seperti biasa seperti Shalat Tahajud, Tidak ada persiapan khusus.” bebernya.

Hal sama juga dikatakan Bacawawali Surabaya Armuji. Ia mengatakan hasil swab yang dilakukan di RSUD Soetomo negatif.”Alhamdulillah hasilnya negatif. Dua hari lalu sebelum pendaftaran kami juga swab mandiri dan hasilnya negatif,” katanya.

Mengenai persiapan tes psikologi, Armuji juga mengatakan tidak ada persiapan khusus. Ia mengaku melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

“Tidak ada persiapan khusus. Semua seperti biasa,” ujarnya.

Sementara itu, mengutip kantor berita Antara, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya Soepriyatno sebelumnya mengatakan kewajiban swab test diatur dalam Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2020 Tentang Tahapan Pemilu di era COVID-19.

Selain swab test, lanjut dia, dua paslon juga harus mengikuti tes pemeriksaan jiwa dan psikologis yang dilaksanakan pada Selasa (8/9) serta pemeriksaan jasmani pada Rabu (9/9).

Mengingat tes pemeriksaan jiwa dan psikologis serta pemeriksaan jasmani di Graha Amerta RSUD Soetomo diikuti juga dari calon kepala daerah dari kabupaten/kota lainnya, lanjut dia, maka akan dibagi ke dalam dua kelompok A dan B.

Untuk Surabaya, Mojokerto dan Lamongan masuk kelompok B, sedangkan untuk Sidoarjo, Gresik dan Tuban masuk kelompok A.(hadi)