Pilkada Serentak 2020 , Rekom DPP PDI Perjuangan Akan Turun Bersamaan Dengan Hut Ke 47

Desember 11, 2019

Surabaya, Cakrawanews.co – Surat rekomendasi DPP PDI Perjuangan untuk pasangan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang akan diusung partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih di Pilkada serentak tahun 2020 di 19 kabupaten/kota di Jatim, diperkiarakan turun bersamaan dengan peringatan HUT ke 47 PDI Perjuangan di Jakarta.

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi, SH, MH saat dikonfirmasi di kantor DPRD Jatim jalan Indrapura Surabaya, Rabu (11/12). “Kabar yang kami terima, beberapa rekomendasi PDI Perjuangan untuk Pilkada serentak 2020 akan diumumkan bersamaan dengan peringatan HUT ke 47 PDI Perjuangan di Jakarta pada 10 Januari 2020,” ujar pria yang juga ketua DPRD Jatim ini.

Kendati demikian, pihaknya sudah mendapat gambaran dari DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota bahwa konsolidasi partai sudah berjalan dengan baik. Bahkan penerimaan masyarakat terhadap bakal calon yang akan diusung PDI Perjuangan di Pilkada juga baik. “Di beberapa daerah, masyarakat juga sangat mengharapkan supaya kepala daerah incumbet yang diusung PDI Perjuangan dipertahankan,” jelas Kusnadi.

Ia mengakui, partai manapun dalam menghadapi kontestasi Pilkada pasti akan berusaha mengutamakan kader sendiri untuk diusung. Namun jika dari kader internal belum ada yang dapat memberikan janji kemenangan, baru kemudian calon yang sepaham dengan garis perjuangan PDI Perjuangan. “Makanya PDI Perjuangan menargetkan tidak terlalu banyak kemenangan, hanya 13 daerah dari 19 kabupaten/kota di Jatim yang akan menggelar Pilkada serentak di 2020,” kelakar Kusnadi.

Di tambahkan Kusnadi, rekomendasi yang diterbitkan DPP PDI Perjuangan nantinya sudah barang tentu berpasangan yaitu calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah. Hanya saja dalam prakteknya karena ada yang berkoalisi dengan partai lain maka rekomendasinya juga sama dengan partai lain karena sama-sama menjadi partai pengusung. “Rekomendasi itu turun secara bertahap sebab sesuai dengan jadwal, pendaftaran Pilkada di KPU baru akan dimulai bulan Maret 2020. Jadi pada 10 Januari mendatang itu tidak seluruh daerah tapi hanya beberapa,” imbuhnya.

Untuk merealisasikan target tersebut, lanjut Kusnadi pihaknya juga sudah menjalin komunikasi intersif dengan partai-partai lain untuk penjajakan koalisi. Diantaranya dengan PKB, Partai Golkar, Partai Gerindra dan partai-partai yang lain. “Kerjasama dan komunikasi politik PDI Perjuangan itu bukan hanya dibangun dengan sesama partai politik, tetapi juga dengan komponen masyarakat lainnya seperti NU, Muhammadiyah, Wahidiyah dan dari manapun sepanjang punya komitmen yang sama untuk menjaga NKRI, Kebhinekaan serta berjuang bersama-sama memakmurkan rakyat,” pungkas mantan dosen Untang Surabaya ini. (Caa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *