Dilanda Kekeringan, Enam Kecamatan di Lumajang Rutin dapat Pasokan Air bersih

Agustus 19, 2019
0

Lumajang, cakrawalanews.co – Dilanda kekeringan yang berlangsung selama beberapa pekan ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mendistribusikan air bersih di beberapa daerah yang tersebar di enam kecamatan di wilayah kabupaten setempat selama musim kemarau.
“Musim kemarau yang berdampak kekeringan telah berlangsung selama beberapa pekan ini dan warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang M. Wawan Hadi Siswoyo di Lumajang, Minggu.18/8

Berdasarkan informasi prakiraan iklim dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa puncak musim kemarau pada tahun 2009 terjadi pada Agustus hingga September 2019.

“Puncak musim kemarau diprediksi hingga September 2019 dan seharusnya musim hujan dimulai pada Oktober 2019, namun tahun ini dikabarkan musim hujan akan mundur beberapa hari, sekitar 10-30 hari, tergantung pada kondisi perubahan iklim di Indonesia,” tuturnya.

Untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih, lanjut dia, Pemkab Lumajang melalui BPBD setiap hari melakukan distribusi air bersih sebanyak 24 titik di wilayah Kabupaten Lumajang yang mengalami krisis air bersih.

“Kami terus berupaya untuk menyalurkan air bersih sebanyak 120.000 liter per hari di enam kecamatan yang mengalami krisis air bersih, yakni Kecamatan Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Randuagung, Padang, dan Gucialit,” katanya.

Selain itu, katanya, pihaknya telah memberikan hak pinjam pakai sebanyak empat unit truk tangki air bersih kepada Pemerintah Desa Kedawung, Wates Kulon, Wates Wetan, dan Penawungan untuk melakukan penyaluran air bersih di desanya masing-masing.

“Sejak tahun 2017, Pemkab Lumajang telah melakukan MoU dengan PT Mustika Tama Group dan Badan Kerja sama Antar Gereja (BKSAG), agar membantu memfasilitasi proses penyaluran air bersih kepada masyarakat yang mengalami krisis air bersih,” ujarnya.(wan/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *