Atasi Kekeringan, BPBD Ngawi tunggu bantuan dana penanggulangan dari Pemprov Jatim

Juli 19, 2019
0

Ngawi, cakrawalanews.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi masih menunggu dana bantuan kekeringan dan krisis air bersih dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang hingga kini belum turun.

“Kami saat ini masih menunggu dana bantuan penanggulangan kekeringan untuk sejumlah desa terdampak yang diajukan ke Pemprov Jatim,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi Teguh Puryadi kepada wartawan di Ngawi, Kamis.18/7

Ia mengakui BPBD kesulitan karena sejauh ini sudah ada empat desa di wilayahnya yang mengajukan permohonan bantuan pengiriman air bersih.

“Dari pemerintah daerah ada (dana) sebetulnya, tapi juga masih belum cair,” kata Teguh Puryadi lebih lanjut.

Menurut dia, empat desa yang mengajukan bantuan air bersih tersebut sebenarnya sudah masuk dalam daftar 45 desa yang diusulkan ke pemprov untuk mendapatkan bantuan. Namun belum terealisasi semuanya.

Pihaknya akan melakukan pengecekan langsung kondisi sejumlah desa terdampak yang sudah mengajukan permohonan bantuan air bersih. Jika memang sudah masuk kategori gawat, bantuan akan segera dikirim. Namun, untuk sementara menggunakan air dari sumur BPBD.”Biasanya kami mengandalkan bantuan dari provinsi untuk mengambil air dari PDAM,” kata dia.

Pihaknya cemas jika ke-45 desa yang terpetakan rawan kekeringan tersebut bulan depan mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Oleh karena itu, BPBD Ngawi berharap paling lambat akhir bulan Juli bantuan dari pemprov sudah turun, sehingga bisa langsung disalurkan saat puncak musim kemarau.

Seperti diketahui, BPBD Kabupaten Ngawi memetakan 45 desa di wilayah setempat rawan mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun 2019. Jumlah tersebut meluas hingga 15 desa dibanding tahun sebelumnya. (wan/ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *