Antisipasi Antrian Penumpang Mudik, Bandara Juanda Siapkan 11 Unit Mesin Cetak Tiket

Mei 22, 2019
0

 

Sidoarjo, cakrawalanews.co – Bandara Juanda sendiri sudah menyiapkan sebelas unit mesin cetak tiket mandiri sebagai upaya untuk memudahkan para penumpang dalam proses keberangkatan selama Lebaran 2019. Mesin cetak tiket mandiri itu tersedia di Terminal 1 dan Terminal 2.

“Dengan fasilitas ini, penumpang yang berpergian tanpa bagasi langsung dapat check-in tanpa harus melapor ke konter. Harapan kami para pengguna jasa dapat memanfaatkannya untuk mengurai antrean, terutama saat angkutan Lebaran.” Ujar Legal and Communication Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Juanda, Yuristo, Rabu (22/5).

Sampai dengan saat ini, jumlah penumpang di Bandara Internasional Juanda mengalami penurunan sebesar 10 ribu orang per hari, dari 55 ribu penumpang menjadi 45 ribu penumpang per hari, demikian menurut laporan baru-baru ini. Penurunan jumlah penumpang sekitar 20 persen tersebut salah satunya diakibatkan oleh harga tiket pesawat yang mahal.

“Penurunan jumlah penumpang tersebut terjadi sejak Januari hingga April kemarin, Namun, saat Lebaran, penumpang akan meningkat kembali. Tetapi, kami belum bisa memprediksi karena masih belum dihitung perkiraannya berapa.”paparnya.

Selain tiket pesawat yang mahal, pengurangan jadwal penerbangan oleh beberapa maskapai juga berdampak pada penurunan jumlah penumpang. Hampir semua rute, baik penerbangan domestik maupun internasional, mengurangi frekuensi penerbangan. “Kami sendiri berharap agar jalur penerbangan bisa kembali seperti semula,” sambung Yuristo.

Untuk kembali menggairahkan masyarakat menggunakan jalur udara, Kementerian Perhubungan pada tanggal 16 Mei 2019 resmi mengumumkan harga tiket pesawat terbaru. Susunan tarif itu tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA) Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Untuk rute Jakarta-Surabaya atau sebaliknya, semula tarif batas atas Rp 1.372.000 dan tarif batas bawah Rp 480.000, kini menjadi Rp 1.167.000 dan Rp 408.000. Sementara, untuk rute Denpasar-Jakarta, tarif batas atas kini menjadi Rp1.431.000 dari Rp 1.651.000, sedangkan tarif batas bawah turun dari Rp 578.000 menjadi Rp 501.000. (jnr/wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *