Inflasi Kota Malang tertinggi di Jawa Timur

April 2, 2019
0

Malang, cakrawalanews.co – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang menyatakan tjngkat inflasi kota setempat pada Maret 2019 sebesar 0,36 persen atau tingkat inflasi tertinggi jika dibandingkan dengan delapan kota besar lainnya di Jawa Timur.
Kepala BPS Kota Malang Sunaryo mengatakan bahwa inflasi di Kota Malang didorong adanya kenaikan pada kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,66 persen, diikuti kelompok bahan makanan sebesar 0,22 persen, dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,09 persen.
“Jika dibandingkan dengan kota lain di Jawa Timur, Kota Malang merupakan yang tertinggi. Begitu juga jika dilihat dari empat tahun terakhir pada bulan yang sama,” kata Sunaryo, dalam jumpa pers di Kantor BPS Kota Malang, Senin.
Sunaryo menambahkan, jika ditarik ke belakang, inflasi Kota Malang pada Maret 2019 juga merupakan yang tertinggi dibanding bulan yang sama dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Tercatat, pada 2018, pada Maret terjadi inflasi sebesar 0,12 persen, dan pada 2017 bahkan terjadi deflasi sebesar 0,09 persen.
Sementara pada Maret 2016, Kota Malang mengalami inflasi 0,02 persen.Kelompok pengeluaran lain yang mendorong terjadinya inflasi Kota Malang adalah kelompok kesehatan sebesar 0,09 persen, kelompok sandang 0,06 persen. Sementara untuk perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mengalami deflasi sebesar 0,04 persen.
Tercatat, kota lain di Jawa Timur yang mengalami inflasi adalah, Banyuwangi sebesar 0,17 persen, Kota Kediri sebesar 0,16 persen, Kota Surabaya 0,15 persen, Madiun sebesar 0,14 persen. Sementara kota lain seperti Jember mengalami deflasi sebesar 0,06 persen, Sumenep deflasi 0,07 persen, dan Probolinggo deflasi 0,12 persen.
Secara kumulatif, inflasi yang terjadi di Kota Malang sebesar 0,47 persen merupakan yang tertinggi kedua setelah Banyuwangi yang tercatat sebesar 0,48 persen. Kota Madiun tercatat sebesar 0,38 persen, Kota Surabaya 0,36 persen, dan Kediri sebesar 0,22 persen.
Sementara untuk jember secara kumulatif mengalami deflasi sebesar 0,07 persen, Sumenep 0,12 persen, dan Probolinggo sebesar 0,14 persen.Secara Year on Year (YoY), inflasi Kota Malang tercatat sebesar 2,46 persen. (ant/wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *