E-commerce di Indonesia Tumbuh 78 Persen

Februari 28, 2019
  148 views

Pamekasan, cakrawalanews.co – Direktur Pemberdayaan Informatika, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo Septriana Tangkary menyatakan, pertumbuhan nilai perdagangan elektronik (e-commerce) di Indonesia di tingkat dunia kini mencapai 78 persen, dan posisi ini menjadikan Indonesia sebagai peringkat pertama dunia.

“Indonesia merupakan negara 10 terbesar pertumbuhan ‘e-commerce’ dengan nilai pertumbuhan 78 persen dan berada di peringkat ke-1. Sementara Mexico berada di peringkat kedua, dengan nilai pertumbuhan 59 persen,” kata Septriana Tangkary di Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (27/2/19).

Kondisi ini menunjukkan bahwa usaha pedagangan elektronik memiliki nilai ekonomi bagus, sehingga harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, khusus pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong, para pelaku usaha memanfaatkan peluang baik tersebut, dan salah satu caranya dengan membantu pemerintah daerah meluncurkan program “UMKM Go Onlie” sebagaimana dilakukan Pemkab Pamekasan.

“Pelaku usaha mikro harus memanfaatkan ini dengan baik, karena perdagangan elektronik ini adalah jenis usaha kreatif baru yang mampu mendongkrak perekonomian kita,” katanya.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim KemKominfo Republik Indonesia lebih lanjut menjelaskan, selama ini masih banyak pelaku UMKM yang enggan daganganya dijual di secara “online” dengan dalih sulit untuk mengakses dan bermitra dengan marketplace.

Padahal, kata dia, pemasaran melalui “online” bersama marketplace yang ada di Indonesia, sangat mudah persyatatanya, yakni hanya dengan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, lalu, jenis produk usaha yang mau dijual dan nomor rekening pemilik.

Dengan persyaratan ini, sambung dia, maka pelaku UMKM sudah bisa menjual dagangannya di marketplace.

“Jadi, persyaratan untuk bergabung ke marketplace, sangat mudah. Hanya KTP elektronik, produk yang mau dijual dan nomor rekening,” kata Septriana.

Ia selanjutnya, menjelaskan, peningkatan pedagangan elektronik di Indonesia membaik, karena penduduk di negara ini tergolong ‘maniak’ internet.

Data Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebutkan, pengguna internet di Indonesia hingga kini telah mencapai 82 juta orang, dan dengan capaian tersebut Indonesia berada pada peringkat ke-8 di dunia.

Dari jumlah pengguna internet tersebut, 80 persen di antaranya adalah remaja berusia 15-19 tahun. Untuk pengguna facebook, Indonesia di peringkat ke-4 besar dunia, kata Septriana.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini bagaikan dua mata pisau yang perlu mendapatkan perhatian khusus dari semua elemen.

Tidak bisa dipungkiri bahwa di balik manfaat internet, juga menimbulkan banyak mudarat dan dampak yang mengkhawatirkan, mulai dari pornografi, kasus penipuan, dan kekerasan yang semua bermula dari dunia maya.

Program “UMKM Go Online” ini, merupakan salah satu cara yang dilakukan pemerintah untuk mengambil manfaat dari internet, sehingga dengan demikian, kemajuan di bidang teknologi, informasi dan komunikasi bernilai positif dan memberdayakan masyarakat.(ant/rur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *